ADE YASIN BUPATI BOGOR SELAKU KETUA GUGUS SAMPAIKAN PENANGANAN COVID 19.

oleh

BOGOR, SILIWANGINEWS ===== Jumat  ( 5/ 6 -2020)  ADE YASIN BUPATI BOGOR SELAKU KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Bogor menyampaikan dalam rilis beritanya ;

1. *Pelaksanaan PSBB di Kab. Bogor Perpanjangan ketiga telah berakhir pada 4 juni 2020*

2. *Berdasarkan angka reproduksi efektif yang dikeluarkan BAPPENAS, Kab. Bogor mencapai angka 1,2, sementara untuk melaksanakan fase new normal diperlukan angka reproduksi efektif di bawah 1* .

3. *Gugus Tugas Kab. Bogor terus melakukan upaya untuk menekan angka reproduksi, melalui penambahan jumlah Rapid Test dan swab di lokasi lokasi keramian, melakukan tracking, Pola Hidup Sehat, Mewajibkan Penggunaan Masker dan upaya lainnya*.

4. *Berdasarkan hasil perhitungan Gugus Tugas Jabar dengan menggunakan sembilan variabel untuk menentukan level kewaspadaan Kabupaten atau Kota, hasilnya terdapat 15 kab kota masuk zona biru, 12 sisanya masuk zona kuning*

5. *Kabupaten Bogor dan Kabupaten Kota yang berbatasan dengan DKI Jakarta termasuk kedalam level kuning dan belum bisa melaksanakan new normal atau di Jabar disebut dengan istilah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), tetapi harus melalui fase PSBB Proporsional secara Parsial, yang akan dilaksanakan mulai tanggal 5 Juni 2020 sampai dengan 2 Juli 2020*.

6. *Gugus Tugas Kab. Bogor telah melakukan perhitungan dengan menggunakan enam variabel untuk mendapatkan hasil tingkat kewaspadaan tingkat Kecamatan dengan Kategori Rendah, Sedang dan Tinggi*

*TINGKAT KEWASPADAAN KECAMATAN*

*a. RENDAH*
Tanjungsari
Tenjo
Tenjolaya
Sukamakmur
Sukajaya
Cijeruk
Jasinga

*b. SEDANG*
Parung
Parungpanjang
Cariu
Rancabungur
Rumpin
Cibungbulang
Babakanmadang
Cigudeg
Ciseeng
Ciampea
Jonggol
Megamendung
Cisarua
Pamijahan
Gunungsindur
Kemang
Drmaga
Klapanunggal
Cigombong
Leuwisadeng
Caringin
Tamansari
Ciomas
Sukaraja
Leuwiliang
Nanggung
Ciawi
Citeureup

*c. TINGGI*
Gunung Putri
Bojonggede
Cileungsi
Cibinong
Tajur Halang

7. *Untuk pelaksanaan PSBB Proporsional, Pemkab Bogor telah menerbitkan Perbup nomor 35 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sebagai Persiapan Pelaskanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (covid-19) di Kabupaten Bogor* .

*Adapun ruang lingkup PERBUP tersebut mengatur tentang* :
a. Level Kewaspadaan Daerah
b. Penetapan PSBB Proporsional secara Parsial sesuai kewaspadaan daerah
c. Protokol kesehatan dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

*Protokol kesehatan diatur berdasarkan sektor aktivitas dan tempat, seperti* :
a. Mobilitas/Transportasi Masyarakat
b. Aktifitas Perkantoran
c. Aktifitas Kesehatan
d. Aktifitas Industri
e. Aktifitas Tempat Ibadah
f. Aktifitas Perbankan
g. Aktifitas Pasar/Market

*Penerapan protokol kesehatan diatas mengikuti sesuai dengan tingkat kewaspadaan di kecamatan masing-masing*
a. Pengendalian Dan Pengamanan
b. Monitoring Dan Evaluasi
c. Sanksi
d. Pelaporan

8. *Operasionalisasi aktivitas berbagai sektor diatas, berdasarkan ajuan kepada Gugus sesuai tingkatan dengan menyertakan rencana aksi sesuai protokol kesehatan dan surat pernyataan/komitmen untuk mematuhi segala ketentuan yang tertuang dalam dalam PERBUP*.

9. *Pemkab Bogor telah membentuk Tim Verifikasi yang bertugas memberikan Rekomendasi dan Monitoring Pelaksanaan Aktivitas

(NOFIS HUSIN ALLAHDJI )        SILIWANGI NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *